Charles Honoris, DPR Adalah Pengabdian, Bukan Pekerjaan

Charles Honoris, DPR Adalah Pengabdian, Bukan Pekerjaan

Salah satu anggota DPR RI terpilih, potensial adalah Charles Honoris. Lelaki yang terlahir dari keluarga pengusaha ini memang semenjak kecil menyukai hal yang menyangkut politik dan kenegaraan. Ia sangat gemar membaca, menulis dan mengoleksi buku tentang sejarah para negawaran dan pahlawan. Charles menyelesaikan pendidikan tingginya di bidang politik dan hukum di Tokyo, Jepang.


Pengusaha muda yang kini dipercaya menjadi Ketua DPD Taruna Merah Putih DKI Jakarta (Sayap PDI Perjuangan) ini, mewakili menjadi Anggota DPR RI di Daerah Pemilihan 3 DKI Jakarta (Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu) dari PDI Perjuangan pada Pemilu Legislatif 2014 lalu.


Baginya, menjadi anggota Dewan itu adalah pengabdian, bukan pekerjaan! Charles Honoris  telah berkomitmen untuk mengkontribusikan seluruh gajinya sebagai anggota DPR jika terpilih nanti untuk melakukan program-program pemberdayaan masyarakat di daerah pemilihannya, serta menyatakan diri untuk tidak korupsi. “Saya akan berjuang keras untuk merubah stigma di masyarakat bahwa politisi identik dengan korupsi. Dengan profesi saya, saya sudah punya cukup  modal hidup,” ujarnya.



Mengenal Lebih Dekat: Charles adalah seorang pendengar yang baik, jarang sekali dia memotong pembicaraan saat diskusi. Sifat kepimpinanan CH tampak pada saat dia harus berkomunikasi dalam kumpulan teman ataupun warga. Santun dalam bicara, hampir tidak pernah lupa untuk memohon ijin dan mengucapkan terima kasih kepada siapapun. Kepedulian CH akan sesama sangat kental ketika aktif terlibat langsung dalam advokasi dengan pedagang kaki lima ataupun dalam Program Periksa Kesehatan Warga yang langsung CH lakukan dalam aksi nyata.



Lulus dari Pendidikan Dasar di Pelita Harapan Jakarta, CH melanjutkan pendidikan menengah di Australia sebelum mengambil jurusan Politik di Jepang. Selama pendidikan di Jepang, CH banyak berorganisasi dalam kegiatan PPI (Perhimpunan Pelajar Indonesia) dan juga bersosialisasi dengan berbagai bangsa seperti Vietnam, Thailand, Malaysia dlsb.  Komunikasi antar bangsa dan organisasi menempa CH sebagai aktivis di lingkungannya, semangat organisasi ini dilanjutkan di tanah air dengan bergabung  di Taruna Merah Putih sebagai Ketua Organisasi.

Sumber: Reformasi Online
Share This

No comments:

Post a Comment

Designed By Cue For Blogger Templates